Cara Buat Akun Facebook dan Verifikasi FBM
Panduan membuat akun Meta Business dan verifikasi akun FBM
Diperbarui pada 31 August 2026
Setelah seluruh persyaratan dipersiapkan sesuai pada artikel berikut, tahap berikutnya adalah membuat akun Facebook, Facebook Page, dan Meta Business Manager atau Meta Business Portfolio.
Artikel ini akan membantu Anda menyiapkan seluruh akun tersebut hingga menyelesaikan proses verifikasi bisnis di Meta.
Belum menyiapkan persyaratannya? Baca terlebih dahulu: Checklist Persiapan Sebelum Membuat WhatsApp Business API.
1. Membuat Akun Facebook Personal
Business Manager harus dikelola oleh minimal satu akun Facebook personal sebagai admin.
Via browser:
- Buka facebook.com.
- Isi nama, email/nomor HP, kata sandi, tanggal lahir, dan jenis kelamin.
- Klik Daftar, lalu konfirmasi email atau nomor HP.
Via aplikasi:
- Unduh aplikasi Facebook.
- Pilih Buat Akun Baru.
- Lengkapi data yang diminta, lalu konfirmasi email atau nomor HP.
Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA):
Buka Pengaturan & Privasi → Pengaturan → Pusat Akun → Kata Sandi dan Keamanan → Autentikasi Dua Faktor.
2FA diperlukan untuk membantu melindungi aset bisnis dan mengurangi risiko pembatasan saat proses verifikasi.
⚠️ Rekomendasi:
- Gunakan akun milik owner, direktur, atau pengelola resmi perusahaan.
- Lengkapi profil dan gunakan akun secara wajar sebelum membuat Business Manager.
- Hindari memakai satu akun untuk mengelola terlalu banyak Business Manager yang tidak berkaitan.
2. Membuat Facebook Page
Facebook Page menjadi identitas publik dan aset bisnis di dalam Business Manager.
- Buka menu Halaman → Buat Halaman Baru.
- Isi nama halaman, kategori, dan deskripsi bisnis.
- Unggah logo dan cover.
- Lengkapi alamat, telepon, email, jam operasional, dan website.
- Publikasikan 3–5 postingan agar halaman terlihat aktif.
- Pastikan nama dan informasi bisnis konsisten dengan dokumen legal perusahaan.
3. Membuat Facebook Business Manager
Facebook Business Manager, kini disebut Meta Business Portfolio, dibutuhkan untuk mengelola aset bisnis dan mengaktifkan WhatsApp Business API.
- Buka business.facebook.com, lalu login.
- Klik menu dropdown di bawah Home.
- Pilih Create a business portfolio / Buat portofolio bisnis.
- Masukkan nama bisnis sesuai identitas publik perusahaan. Hindari emoji, simbol, atau tanda baca tidak lazim.
- Masukkan nama pengelola dan email bisnis, lalu klik Create.
- Buka email dari Meta dan verifikasi alamat email tersebut.
Jika tampilan berbeda, buka business.facebook.com/overview, pilih Create Account, lalu isi nama bisnis, nama Anda, dan email bisnis.
Meta dapat membatasi jumlah portfolio yang dibuat oleh satu akun. Akun yang terlalu baru juga mungkin belum mendapatkan akses pembuatan portfolio.
4. Melengkapi Business Info
Buka Business Manager → Pengaturan Bisnis → Info Bisnis, lalu lengkapi seluruh data perusahaan.
Pastikan data berikut sama persis dengan dokumen legal:
- Nama legal perusahaan
- Alamat lengkap
- Nomor telepon
- Website
- Email bisnis
Perbedaan nama, singkatan, tanda baca, atau alamat dapat menyebabkan verifikasi tertunda maupun ditolak.
Tambahkan admin kedua sebagai cadangan agar akses bisnis tidak bergantung pada satu akun.
5. Verifikasi Facebook Business Manager
Verifikasi bisnis mengonfirmasi bahwa Business Manager dimiliki dan dijalankan oleh perusahaan resmi. Proses ini diperlukan agar aktivasi WhatsApp Business API dapat berjalan lancar.
Sebelum memulai, pastikan:
- Facebook Page dan Business Manager sudah aktif.
- Business Info sudah lengkap dan sesuai dokumen.
- Dokumen tersedia dalam PDF, JPG, atau PNG yang jelas dan terbaca.
Langkah verifikasi:
- Buka Security Center
- Masuk ke business.facebook.com, lalu pilih Pengaturan → Security Center → Start Verification / Mulai Verifikasi.
- Isi detail organisasi
- Masukkan nama legal, alamat, dan nomor telepon sesuai dokumen resmi.
- Unggah dokumen resmi
Untuk membuktikan nama organisasi, unggah salah satu:
- Akta atau sertifikat pendirian perusahaan
- Izin usaha
- Sertifikat pendaftaran pajak/PPN
Untuk membuktikan alamat dan nomor telepon, unggah salah satu:
- Tagihan utilitas atas nama perusahaan
- Rekening koran perusahaan
- Izin usaha yang mencantumkan alamat
- Pilih metode penerimaan OTP
Pilih email, telepon, SMS, atau website. Email domain perusahaan biasanya lebih disarankan. Domain email harus sama dengan website, misalnya website barantum.com menggunakan email @barantum.com.
- Masukkan kode OTP
Masukkan kode yang diterima, lalu klik Selanjutnya.
- Tunggu proses peninjauan
Setelah dikirim, status akan berubah menjadi Pending Review / Sedang Ditinjau. Proses umumnya memerlukan sekitar dua hari kerja, tetapi dapat lebih lama.
Cek status verifikasi:
Buka Pengaturan Bisnis → Security Center → Business Verification, lalu lihat status Not Verified, Pending, atau Verified.
6. Troubleshooting Verifikasi Ditolak
Jika pengajuan ditolak:
- Baca alasan penolakan di Security Center.
- Perbaiki data atau dokumen yang bermasalah.
- Pastikan informasi di Business Manager sama persis dengan dokumen.
- Ajukan ulang setelah perbaikan.
- Jika kembali ditolak, hubungi tim support Barantum untuk mendapatkan bantuan.
⚠️ Jangan mengirim ulang dokumen yang sama berkali-kali tanpa perbaikan. Beri jeda minimal dua hari kerja untuk mengurangi risiko pembatasan sementara pada akun.
Setelah status Business Verification berubah menjadi Verified, Anda dapat melanjutkan proses aktivasi dengan menghubungkan nomor WhatsApp ke Barantum.
Panduan selanjutnya: Cara Menghubungkan Nomor WhatsApp ke Barantum
Apakah konten di atas membantu?
Bantu kami meningkatkan kualitas dari guidebook kami dengan mengisi form
Isi Form Saran