Faktor Penyebab WhatsApp Business Diblokir dan Solusinya

Dipebarui 03 February 2026

Bagikan Artikel

Salin Link

Highlight:

  • Selalu gunakan WhatsApp Business API resmi, hindari aplikasi pihak ketiga yang tidak resmi karena rawan diblokir.
  • Pastikan semua pesan hanya dikirim ke kontak yang sudah memberikan izin (opt-in).
  • Jangan mengirim spam atau melakukan broadcast secara berlebihan.
  • Pantau kualitas akun dan keamanan data secara rutin untuk meminimalkan risiko pemblokiran.
  • Jaga konten pesan tetap profesional dan sesuai kebijakan WhatsApp, termasuk link dan promosi yang dikirim.


Apa WhatsApp Business API Dapat Terblokir?

Meskipun menggunakan WhatsApp Business API resmi, akun Anda tetap memiliki risiko diblokir jika terjadi pelanggaran kebijakan atau aktivitas yang dianggap mencurigakan. Namun, risiko ini bisa diminimalisasi dengan praktik pengelolaan akun yang baik.

Di WhatsApp Business API, Anda bisa memantau kualitas nomor secara langsung melalui sistem, sehingga mudah untuk memonitor aktivitas pengiriman pesan dan menjaga kualitas nomor akun. Ada tiga kategori kualitas nomor:



  • Hijau (tinggi): Nomor dalam kondisi baik, pesan diterima dan dibalas dengan normal.
  • Kuning (sedang): Perlu waspada; frekuensi pengiriman pesan sebaiknya dikurangi hingga status kembali hijau.
  • Merah (rendah): Peringatan bahwa nomor sudah terdeteksi berisiko oleh Meta; akun berpotensi dinonaktifkan.

Kualitas nomor ini menandakan seberapa sering pesan Anda diterima dengan baik, respons pelanggan, serta kepuasan mereka terhadap pesan yang dikirim. Memahami status ini membantu bisnis menjaga keamanan dan kredibilitas akun WhatsApp.


Faktor Penyebab WhatsApp Business API Diblokir dan Solusinya

Berikut faktor yang sering menyebabkan akun WhatsApp diblokir, beserta solusinya:

1. Melanggar Aturan Penggunaan WhatsApp

WhatsApp memiliki kebijakan ketat terkait spam, pesan massal tanpa izin, atau penyalahgunaan fitur. Aktivitas seperti mengirim pesan ke nomor tanpa izin atau broadcast berlebihan bisa memicu pemblokiran.

Solusi:

  • Pastikan semua penerima pesan sudah memberikan persetujuan (opt-in).
  • Batasi jumlah pesan broadcast per hari sesuai pedoman.
  • Gunakan fitur broadcast resmi dari mitra resmi WhatsApp, seperti Barantum.
  • Hindari mengirim pesan yang sama secara berulang.


2. Terlalu Banyak Kirim Broadcast dalam Waktu Dekat

Mengirim banyak broadcast dalam waktu singkat ke kontak yang sama akan dianggap spam oleh sistem WhatsApp.

Solusi:

  • Atur jadwal pengiriman pesan dan batasi jumlah penerima per batch.
  • Gunakan automasi secara bertahap, jangan sekaligus ke semua kontak.
  • Pantau laporan pengiriman broadcast sebagai evaluasi dan pengendalian risiko.


3. Mengirim Konten yang Melanggar Kebijakan WhatsApp

Pesan yang berisi kekerasan, pornografi, ujaran kebencian, penipuan, atau promosi ilegal dapat memicu pemblokiran. Sistem juga memantau laporan dari pengguna, sehingga akun yang sering dilaporkan berisiko tinggi diblokir.

Solusi:

  • Pastikan semua pesan sesuai kebijakan WhatsApp dan etika komunikasi bisnis.
  • Hindari tautan mencurigakan atau promosi yang menyesatkan.
  • Gunakan bahasa profesional, informatif, dan relevan dengan bisnis.


4. Terlalu Banyak Keluhan dari Pengguna Lain

Jika banyak pengguna melaporkan akun Anda sebagai spam atau pesan dianggap tidak diinginkan, WhatsApp akan menilai akun sebagai risiko tinggi dan bisa langsung diblokir.

Solusi:

  • Kirim pesan hanya kepada kontak yang sudah memberikan izin.
  • Pantau feedback atau laporan dari penerima pesan secara rutin.
  • Tanggapi keluhan dengan cepat dan profesional untuk menjaga reputasi nomor dan kepercayaan pelanggan.


5. Penggunaan Aplikasi Pihak Ketiga yang Tidak Resmi

Mengakses WhatsApp melalui aplikasi modifikasi atau software pihak ketiga dapat memicu sistem keamanan WhatsApp. Akun yang tidak menggunakan aplikasi resmi dianggap berisiko tinggi, karena berpotensi menimbulkan penyalahgunaan atau celah keamanan.

Solusi:

  • Hindari emulator, mod APK, atau aplikasi clone pihak ketiga.
  • Pastikan semua integrasi dan automasi dilakukan hanya melalui mitra resmi WhatsApp, seperti Barantum, untuk menjaga keamanan akun.

Menjaga akun WhatsApp Business API tetap aman dan terhindar dari pemblokiran memang penting agar komunikasi bisnis tetap lancar dan profesional. Dengan mengikuti pedoman resmi, mengirim pesan hanya ke kontak yang sudah opt-in, serta menggunakan aplikasi dan integrasi dari mitra resmi, risiko pemblokiran bisa diminimalisasi.

Untuk memudahkan pengelolaan WhatsApp secara aman dan efektif, menggunakan WhatsApp Business API Barantum bisa menjadi pilihan Anda. Selain resmi dan terintegrasi dengan sistem CRM, Anda dapat memantau kualitas nomor, mengatur pengiriman pesan, dan menjaga komunikasi bisnis dengan pelanggan.

Apakah pertanyaan Anda terjawab?


Jangan sungkan hubungi tim kami melalui Barantum Support Center

Whatsapp Kami