Menggunakan Webphone Barantum untuk Menelepon dari Browser
Terima, lakukan, tahan, dan alihkan panggilan pelanggan langsung dari browser dengan Webphone Barantum, lengkap dengan status agent dan cek kualitas suara.
Webphone adalah telepon yang berjalan langsung di browser. Anda bisa menelepon dan menerima telepon pelanggan dari Barantum CRM hanya dengan headset, tanpa memasang aplikasi atau pesawat telepon kantor. Panduan ini untuk agent call center, sales, dan customer service.
Dengan Webphone Anda bisa:
- Menelepon pelanggan langsung dari browser.
- Menerima panggilan masuk, termasuk secara otomatis (Auto Answer).
- Menahan (Hold), membisukan (Mute), dan mengalihkan (Transfer) panggilan.
- Mengirim nada tombol (DTMF) untuk menu IVR, misalnya "tekan 1".
- Mengirim survei kepuasan pelanggan (CSAT) setelah panggilan.
- Melihat kualitas jaringan setiap panggilan.
Sebelum memulai
Penting: Webphone hanya bisa dipakai jika perusahaan Anda sudah berlangganan Barantum CRM dan Barantum Call Center. Jika belum punya akun atau nomor ekstensi, hubungi Admin perusahaan Anda. Admin mengaktifkan Webphone untuk user lewat panduan Mengatur Web Phone untuk user.
Kebutuhan | Rekomendasi |
Browser | Google Chrome atau Microsoft Edge versi terbaru |
Internet | Stabil, minimal 1 Mbps upload dan download. Kabel LAN lebih baik daripada Wi-Fi |
Perangkat audio | Headset dengan mikrofon. Hindari speaker laptop agar suara tidak bergema |
Izin browser | Izinkan akses Mikrofon |
Akun | Akun Barantum CRM dan akun Barantum Call Center yang aktif, dengan nomor ekstensi agent |
Mengizinkan mikrofon di Chrome
- Buka halaman Barantum CRM.
- Klik ikon gembok di sebelah kiri alamat situs.
- Cari Mikrofon, lalu pilih Izinkan.
- Muat ulang (refresh) halaman.
Tips: Saat pertama kali membuka Webphone, browser biasanya menampilkan pop-up izin akses mikrofon. Pilih Izinkan. Jika Anda tidak sengaja menekan Blokir, ikuti langkah di atas.
Membuka Webphone
- Masuk ke Barantum CRM di my.barantum.com.
- Klik ikon telepon (1) di bar menu atas, di antara ikon chat dan ikon notifikasi.
Gambar 1: Ikon telepon untuk membuka Webphone di bar atas CRM
- Pop-up Webphone muncul dan siap dipakai.
Webphone juga terbuka otomatis saat Anda klik nomor telepon kontak, lead, atau deal di CRM (click to call). Dengan cara ini nomor pelanggan langsung terisi di dialpad.
Mengenal tampilan Webphone
Webphone tampil sebagai jendela kecil (pop-up) di atas halaman CRM. Gambar 2 memperlihatkan pop-up setelah Anda klik nomor pelanggan di CRM.
Gambar 2: Pop-up Webphone setelah klik nomor di CRM
No. | Bagian | Fungsi |
1 | Nama agent | Menampilkan nama Anda sebagai agent yang sedang login |
2 | Sinyal (angka ms) | Angka latency dan warnanya. Hijau berarti bagus, kuning sedang, merah buruk |
3 | Tombol status | Menampilkan status Anda (ONLINE, OFFLINE, BREAK). Klik untuk mengganti status |
4 | Kolom nomor | Nomor tujuan yang akan dipanggil. Bisa diisi dari CRM, diketik, atau ditempel |
5 | Tombol angka | Untuk mengetik nomor secara manual |
6 | Tombol Panggil (hijau) | Memulai panggilan ke nomor di kolom |
7 | Lainnya | Menu Spy, Whisper, dan Join untuk supervisor |
8 | Menu Telepon | Membuka dialpad. Saat ada panggilan, menu ini berubah menjadi Panggilan |
9 | Menu Setting | Mengatur bahasa, speaker, mikrofon, notifikasi, dan riwayat kualitas panggilan |
Tampilan di layar lebar
Jika pop-up diperbesar atau dibuka di layar laptop/desktop yang lebar, Webphone berubah menjadi dua kolom. Semua fitur sama; yang berubah hanya letaknya.
Gambar 3: Tampilan Webphone di layar lebar
- (1) Pilihan bahasa ID atau EN.
- (2) Nama dan nomor ekstensi Anda. Titik kecil di foto profil menunjukkan warna status.
- (3) Tombol status. Klik untuk mengganti status.
- (4) Kualitas sinyal beserta bar hijau. Makin panjang bar, makin bagus koneksinya.
- (5) Menu Telepon dan Setting.
- (6) Dialpad atau layar panggilan.
Fitur | Di pop-up / HP | Di layar lebar |
Tombol status dan sinyal | Kanan atas | Kartu profil di kolom kiri |
Menu Telepon dan Setting | Bagian bawah | Kolom kiri bagian bawah |
Pilihan bahasa | Halaman Setting | Pojok kiri atas |
Membaca indikator sinyal
Arahkan kursor ke angka ms di bagian atas pop-up untuk melihat penjelasan kualitas sinyal. Latency adalah waktu yang dibutuhkan suara Anda untuk sampai ke server; makin kecil, makin baik.
Gambar 4: Penjelasan kualitas sinyal saat kursor diarahkan ke angka latency
Label | Latency | Artinya |
Baik (hijau) | di bawah 150 ms | Suara jernih |
Sedang (kuning) | 150–300 ms | Suara mungkin sedikit tertunda |
Buruk (merah) | di atas 300 ms | Suara bisa putus-putus. Cek koneksi internet |
Mengatur status agent
Status menentukan apakah Anda menerima panggilan masuk dari antrean.
Status | Panggilan masuk | Panggilan keluar | Kapan dipakai |
Online | Diterima | Bisa | Saat siap melayani pelanggan |
Break | Dijeda | Bisa | Istirahat makan, sholat, toilet |
Offline | Tidak diterima | Bisa | Di luar jam kerja atau sedang tugas lain |
- Klik tombol status (misalnya ONLINE) di kanan atas pop-up.
- Pilih status baru: Online, Offline, atau Break (1).
- Klik Submit (2).
Gambar 5: Jendela untuk mengganti status agent
Hasil: saat status Anda Offline atau Break, layar Telepon menampilkan pemberitahuan berikut.
Gambar 6: Layar saat status agent Offline
Gambar 7: Layar saat status agent Break
- Klik Jadi Online atau Selesai break untuk kembali menerima panggilan.
- Klik Tetap telepon keluar bila Anda perlu menelepon tanpa mengubah status. Strip pengingat muncul di atas dialpad bahwa status Anda masih Offline atau Break.
Peringatan: Kembalilah ke status Online setelah break. Selama status Break, panggilan pelanggan tidak diarahkan ke Anda.
Melakukan panggilan keluar
- Buka menu Telepon.
- Masukkan nomor tujuan: klik tombol angka, ketik di keyboard, atau tempel (paste) nomor dari CRM. Spasi dan tanda strip dibersihkan otomatis.
- Klik tombol hijau Panggil atau tekan Enter.
Jenis tujuan | Contoh format |
Nomor HP Indonesia | 0812xxxxxxxx |
Nomor kantor dengan kode area | 021xxxxxxx |
Nomor internasional | +62812xxxxxxxx |
Ekstensi agent lain | 1021 |
Untuk menghapus angka, klik ikon hapus di kanan kolom nomor atau tekan Backspace. Tekan Esc untuk mengosongkan semua angka.
Hasil: layar menampilkan Menghubungkan… lalu Berdering…. Saat pelanggan mengangkat, timer durasi mulai berjalan.
Gambar 8: Layar saat panggilan keluar sedang berdering
Tips: Jika Panggil diklik saat nomor masih kosong, kolom nomor bergetar sebagai tanda Anda perlu mengisi nomor dulu.
Menerima panggilan masuk
Saat ada panggilan masuk, Webphone menampilkan nama pelanggan (jika tersimpan di CRM) dan nomornya.
Gambar 9: Layar panggilan masuk
- (1) Nama dan nomor pelanggan. Inisial nama muncul di dalam lingkaran.
- (2) Tolak: menolak panggilan.
- (3) Terima: mengangkat panggilan.
Catatan: Pada akun tertentu nomor pelanggan tampil sebagai **** (masking nomor). Ini diatur Admin untuk melindungi data pelanggan; nama pelanggan tetap terlihat.
Jika Auto Answer aktif di Setting, panggilan masuk langsung terangkat tanpa klik Terima. Fitur ini cocok untuk agent bervolume panggilan tinggi yang selalu memakai headset.
Kontrol saat panggilan berlangsung
Gambar 10: Layar saat panggilan berlangsung
No. | Tombol | Fungsi |
1 | Mute / Unmute | Mematikan mikrofon Anda. Pelanggan tidak mendengar suara Anda, tetapi Anda tetap mendengar pelanggan |
2 | Hold / Resume | Menahan panggilan. Pelanggan biasanya mendengar musik tunggu. Klik Resume untuk melanjutkan |
3 | Transfer | Mengalihkan panggilan ke agent atau nomor lain |
4 | Keypad | Membuka tombol angka untuk mengirim nada DTMF, misalnya memilih menu IVR |
5 | Statistik | Menampilkan kualitas koneksi panggilan saat ini secara langsung |
6 | CSAT | Mengirim survei kepuasan ke pelanggan. Setelah dikirim, tombol berubah menjadi "Terkirim" |
7 | Tombol merah | Mengakhiri panggilan |
Tombol yang aktif (misalnya Mute atau Hold) berwarna putih, dan bagian atas layar menampilkan Ditahan saat panggilan di-hold.
Gambar 11: Mute dan Hold dalam kondisi aktif
Catatan: Tombol CSAT hanya muncul jika survei CSAT diaktifkan untuk akun perusahaan Anda.
Mengirim nada tombol (Keypad / DTMF)
Gunakan Keypad saat sistem di seberang meminta Anda menekan angka, misalnya "tekan 1 untuk bagian penjualan".
- Klik Keypad.
- Tekan angka yang diminta, atau ketik angkanya dari keyboard.
- Tekan Esc atau klik ikon keypad untuk menutup.
Gambar 12: Keypad untuk mengirim nada DTMF saat panggilan
Transfer panggilan
Jenis | Cara kerja | Cocok untuk |
Blind Transfer | Panggilan langsung dialihkan dan Anda keluar dari panggilan | Pelanggan salah sambung ke divisi lain |
Attended Transfer | Anda bicara dulu dengan penerima, baru mengalihkan | Menjelaskan konteks masalah ke rekan sebelum diserahkan |
- Saat panggilan berlangsung, klik Transfer.
- Ketik nomor tujuan atau ekstensi agent di kolom Nomor tujuan (1), misalnya 1021.
- Pilih Blind Transfer (2) atau Attended Transfer (3).
Gambar 13: Panel transfer panggilan
Pada Attended Transfer, Webphone menghubungi tujuan lebih dulu. Setelah tersambung, pilih salah satu:
- Complete Transfer: menyerahkan pelanggan ke penerima; Anda keluar dari panggilan.
- End Transfer Call: membatalkan transfer dan kembali bicara dengan pelanggan.
- Cancel Transfer: membatalkan saat tujuan masih berdering.
Gambar 14: Attended Transfer saat sudah tersambung dengan penerima
Tips: Hold dulu pelanggan dan beri tahu bahwa panggilan akan dialihkan, agar pelanggan tidak bingung saat mendengar suara orang lain.
Spy, Whisper, dan Join (khusus supervisor)
Supervisor memakai fitur ini untuk memantau dan membantu agent. Klik Lainnya di dialpad, ketik ekstensi agent yang ingin dipantau, lalu pilih fiturnya.
Gambar 15: Menu Lainnya berisi Spy, Whisper, dan Join
Fitur | Yang terjadi | Contoh pemakaian |
Spy | Supervisor mendengar percakapan. Agent dan pelanggan tidak mendengar supervisor | Evaluasi kualitas layanan |
Whisper | Supervisor bicara ke agent saja. Pelanggan tidak mendengar | Memberi arahan saat agent kesulitan |
Join | Supervisor ikut bicara dengan agent dan pelanggan | Membantu menangani komplain |
Catatan: Menu ini hanya tersedia bagi pengguna dengan hak akses supervisor. Gunakan sesuai kebijakan privasi perusahaan Anda.
Halaman Setting
Buka menu Setting untuk mengatur perangkat dan perilaku Webphone. Nomor pada gambar sesuai dengan penjelasan di bawahnya.
Gambar 16: Halaman Setting
- (1) Bahasa: pilih ID (Bahasa Indonesia) atau EN (Bahasa Inggris). Pilihan tersimpan di browser Anda.
- (2) Panggilan Masuk: Do Not Disturb menolak semua panggilan masuk (strip merah muncul di atas layar selama aktif); Auto Answer mengangkat panggilan masuk otomatis.
- (3) Speaker: pilih perangkat output suara, misalnya headset, lalu geser Volume.
- (4) Microphone: pilih mikrofon; Audio Gain Control mengatur kepekaan mikrofon; Enable Live Microphone Testing (centang lalu bicara, bar hijau bergerak jika mikrofon berfungsi); Echo Cancellation dan Noise Suppression sebaiknya dibiarkan aktif.
- (5) Notifications: centang Enabled Onscreen Notifications agar notifikasi panggilan masuk tampil, termasuk saat Anda membuka tab lain.
- (6) Kualitas Panggilan: riwayat kualitas tiap panggilan (lihat bagian berikut).
Gambar 17: Strip pemberitahuan saat Do Not Disturb aktif
Memantau kualitas panggilan
Saat panggilan berlangsung, klik Statistik. Bagian (1) menunjukkan kesimpulan kualitas (Baik, Sedang, atau Buruk), bagian (2) berisi angka detailnya, dan Grafik detail (3) membuka grafik bitrate, packet rate, packet loss, jitter, dan level audio.
Gambar 18: Statistik kualitas koneksi saat panggilan berlangsung
Ukuran | Penjelasan | Baik | Sedang |
Latency | Waktu tempuh suara ke server | ≤ 150 ms | ≤ 300 ms |
Jitter | Ketidakstabilan waktu kedatangan suara | ≤ 30 ms | ≤ 50 ms |
Packet loss | Persentase data suara yang hilang | ≤ 1% | ≤ 3% |
Bitrate | Jumlah data suara yang dikirim per detik | Info | Info |
Melewati batas Sedang berarti kualitas Buruk.
Di halaman Setting, bagian Kualitas Panggilan mencatat statistik setiap panggilan di browser ini. Titik hijau berarti Baik, kuning Sedang, merah Buruk. Klik salah satu baris untuk melihat grafik lengkapnya.
Gambar 19: Detail statistik dari riwayat panggilan
Peringatan: Clear Log menghapus seluruh riwayat dan tidak bisa dikembalikan.
Pintasan keyboard
Tombol | Fungsi |
0–9, *, #, + | Mengetik nomor di dialpad tanpa klik |
Enter | Memanggil nomor yang sudah diketik |
Backspace | Menghapus satu angka |
Esc | Mengosongkan nomor, atau menutup keypad saat panggilan |
Ctrl + V | Menempel nomor dari CRM. Spasi dan strip dibersihkan otomatis |
0–9, *, # (saat keypad terbuka) | Mengirim nada DTMF selama panggilan |
Pesan dan tanda di layar
Gambar 20: Layar saat Webphone tidak terhubung ke server
Pesan / tanda | Arti | Yang perlu dilakukan |
Layar tidak terhubung (Gambar 20) | Webphone terputus dari server | Klik Login ulang; pastikan internet stabil dan mikrofon diizinkan; hubungi Admin bila akun bermasalah |
Strip kuning "Akses mikrofon ditolak" | Browser memblokir mikrofon | Izinkan mikrofon (lihat Sebelum memulai), lalu refresh |
Strip "Status Anda Offline" | Anda tidak menerima panggilan masuk | Klik Jadi Online |
Strip "Sedang Break" | Panggilan masuk dijeda | Klik Selesai break |
Strip merah "Do Not Disturb aktif" | Semua panggilan masuk ditolak | Klik Matikan |
Ikon petir di samping status | Auto Answer sedang aktif | Matikan di Setting bila tidak diperlukan |
Sinyal merah / Buruk | Koneksi lambat | Pindah ke kabel LAN, tutup aplikasi berat |
Troubleshooting
Masalah | Penyebab umum | Solusi |
Pelanggan tidak mendengar suara saya | Mikrofon diblokir, salah pilih mikrofon, atau Mute aktif | Cek izin mikrofon, pilih mikrofon yang benar di Setting, pastikan Mute tidak aktif |
Saya tidak mendengar pelanggan | Speaker salah, volume kecil | Pilih headset di Setting > Speaker, naikkan Volume |
Suara putus-putus | Internet tidak stabil | Pakai kabel LAN, tutup video streaming atau unduhan besar, cek Statistik |
Suara bergema | Memakai speaker laptop | Gunakan headset dan aktifkan Echo Cancellation |
Tidak ada panggilan masuk | Status Offline/Break atau Do Not Disturb aktif | Ubah status ke Online, matikan Do Not Disturb |
Webphone tidak terhubung | Sesi habis atau internet putus | Klik Login ulang, refresh halaman, hubungi Admin |
Pertanyaan umum
Apakah saya bisa menelepon saat status Break?
Bisa. Klik Tetap telepon keluar di layar Break. Status Anda tetap Break dan panggilan masuk tetap dijeda.
Apa beda Mute dan Hold?
Mute hanya mematikan mikrofon Anda; pelanggan tetap tersambung tetapi tidak mendengar Anda. Hold menahan panggilan, dan pelanggan biasanya mendengar musik tunggu.
Apakah riwayat kualitas panggilan tersimpan di server?
Tidak. Riwayat tersimpan di browser yang Anda pakai. Jika Anda ganti komputer atau menghapus data browser, riwayat ikut hilang.
Bisakah saya memakai Webphone di HP?
Bisa, lewat browser HP; tampilan menyesuaikan layar. Untuk kerja harian, gunakan laptop dengan headset.
Apakah menutup tab browser memutus panggilan?
Ya. Jangan menutup atau me-refresh tab Webphone selama ada panggilan aktif.
Masih bermasalah?
Hubungi tim support lewat live chat di pojok kanan bawah support.barantum.com atau email support@barantum.com. Sertakan screenshot layar dan riwayat Kualitas Panggilan agar masalah lebih cepat ditangani.