Melihat Riwayat Chat WhatsApp di Room Live Chat
Kirim tombol Buka Live Chat dari WhatsApp agar pelanggan lanjut chat di Live Chat, dan agen tetap melihat riwayat WhatsApp-nya di room yang sama.
Chatbot WhatsApp bisa mengirim tombol Buka Live Chat agar pelanggan melanjutkan obrolan di widget Live Chat tanpa mengetik ulang nama dan nomor HP-nya. Panduan ini menjelaskan cara menyiapkan tombolnya, mengatur widget, dan membaca riwayat WhatsApp pelanggan di room Live Chat.
Sebelum memulai
- Fitur ini hanya untuk Live Chat versi baru. Live Chat versi lama tidak menampilkan catatan maupun riwayat pindah kanal.
- Saat ini kanal asal yang aktif hanya WhatsApp. Instagram, Facebook Messenger, Telegram, dan LINE masih berstatus Segera.
- Anda sudah memiliki Chatbot WhatsApp dan widget Live Chat yang aktif.
- Akun Anda memiliki akses ke menu Chatbot dan Integrasi di BarantumChat.
Cara kerja
- Chatbot WhatsApp mengirim pesan berisi tombol Buka Live Chat. Tautan di tombol itu dibuat dari variabel {{link_livechat}}, khusus untuk tiap pelanggan.
- Pelanggan menekan tombol dan masuk ke widget Live Chat. Identitasnya terbawa dari WhatsApp.
- Saat tautan dibuka pertama kali, room WhatsApp dan room Live Chat sama-sama mendapat catatan pindah kanal. Membuka tautan yang sama lagi tidak menambah catatan kedua.
Langkah 1: Menambahkan tombol Live Chat di Chatbot Studio
- Buka BarantumChat, klik ikon Chatbot di sidebar kiri, lalu buka bot WhatsApp yang ingin diubah lewat Detail / Ubah.
- Klik dua kali blok Tombol URL di daftar blok (2a). Panel pengaturan blok terbuka di sebelah kanan, berisi tombol Tautan Live Chat (2b).
Langkah 2: Blok Tombol URL dan tombol Tautan Live Chat
- Klik Tautan Live Chat, pilih masa aktif tautan (3a), lalu klik Gunakan (3b). Bawaannya 30 hari (bawaan).
Langkah 3: Pilih masa aktif tautan Live Chat
- Pastikan kolom URL tujuan kini berisi variabel {{link_livechat:...}}. Isi juga Isi pesan dan Judul tombol, misalnya "Buka Live Chat" (maks. 20 karakter).
Langkah 4: URL tujuan terisi variabel link_livechat
- Hubungkan blok Tombol URL ke alur bot, lalu klik Simpan.
Peringatan: Pilihan Selamanya membuat tautan tidak pernah kedaluwarsa. Siapa pun yang memegang tautan itu bisa membuka percakapan pelanggan tersebut sampai tautannya dicabut. Pilih hanya bila benar-benar perlu.
Tips: Tombol yang sama juga bisa dipasang di template broadcast WhatsApp. Saat membuat template, klik Tambah tombol, pilih Live Chat, lalu pilih inbox Live Chat dan masa aktif tautannya. Tiap penerima mendapat tautan sendiri, dan masa aktif dihitung sejak pesan terkirim. Satu template hanya boleh berisi satu tombol Live Chat.
Langkah 2: Mengatur widget Live Chat
- Buka Integrasi > Live Chat, buka widget Anda, lalu klik tab Pemasangan & tautan (6a). Klik kartu Pindah ke Live Chat dari kanal lain (6b).
Langkah 6: Kartu Pindah ke Live Chat dari kanal lain
- Di bagian Saat pelanggan tiba di Live Chat, pilih salah satu (7a), lalu centang Catat di riwayat chat (7b) agar catatan pindah kanal tampil di kedua room.
Langkah 7: Pilih cara pelanggan tiba dan aktifkan catatan riwayat
- Klik Simpan Pengaturan.
Pilihan | Yang dialami pelanggan |
Tampilkan formulir pra-chat, sudah terisi otomatis | Nama dan nomor HP dari WhatsApp sudah terisi. Pelanggan cukup mengecek lalu menekan Mulai Chat. |
Lewati formulir pra-chat | Pelanggan langsung masuk percakapan. Identitasnya tetap tercatat dari WhatsApp. Ini pilihan bawaan. |
Catatan: Isi pesan, label tombol, dan masa berlaku tautan tidak diatur di sini, melainkan di Chatbot Studio (Langkah 1).
Yang dilihat agen di room Live Chat
Room Live Chat pelanggan yang pindah dari WhatsApp menampilkan konteks percakapan sebelumnya:
- Label via WhatsApp di header room (1).
- Beberapa pesan terakhir dari WhatsApp yang hanya bisa dibaca, dengan tombol Tampilkan N pesan sebelumnya dari WhatsApp untuk membuka pesan yang lebih lama (2). Riwayat yang dimuat maksimal 50 pesan.
- Baris catatan yang menyebut akun WhatsApp asal dan jam pelanggan menekan Buka Live Chat, dengan tautan Lihat chat WA (3).
- Kartu Pre-chat form berisi data pelanggan. Data yang terbawa dari WhatsApp diberi label dari WA.
Gambar 1: Room Live Chat lanjutan dari WhatsApp
Di panel Detail Percakapan, tab Ringkasan, kartu Asal percakapan (1) menampilkan Kanal awal, nomor pelanggan berstatus terverifikasi WA, waktu Dialihkan, dan tombol Lihat percakapan WA asal untuk membuka room WhatsApp-nya.
Gambar 2: Kartu Asal percakapan di panel detail
Hasil: Pelanggan melanjutkan obrolan di Live Chat, dan agen langsung memahami konteksnya tanpa bertanya ulang.
Catatan: Room WhatsApp asal tidak ditutup otomatis setelah pelanggan pindah. Tutup room tersebut secara manual bila percakapan sudah dilanjutkan di Live Chat.
Catatan: Jika pelanggan datang dari tombol di pesan broadcast, room Live Chat menampilkan kartu campaign broadcast (nama campaign, template, waktu kirim, dan tombol yang ditekan), bukan riwayat chat WhatsApp.
Troubleshooting
Masalah: Riwayat WhatsApp tidak tampil di room Live Chat. Riwayat hanya tampil untuk Live Chat versi baru dan pelanggan yang masuk lewat tombol dari WhatsApp. Jika room WhatsApp asal masih terbuka, riwayatnya mungkin belum bisa dimuat. Gunakan Lihat percakapan WA asal untuk membuka room WhatsApp-nya.
Masalah: Kartu Pindah ke Live Chat dari kanal lain menampilkan pesan "Pilihan ini belum aktif di server Live Chat Anda". Setelan ini belum tersedia di server Anda. Pelanggan dari WhatsApp tetap langsung masuk percakapan. Hubungi tim support Barantum lewat WhatsApp 6281281888636 atau support@barantum.com.
Artikel terkait
- Cara membuat Chatbot WhatsApp dengan Barantum
- Menyisipkan variabel di pesan Chatbot BarantumChat
- Panduan membuat template broadcast WhatsApp
- Sync Agent Livechat di BarantumChat